Cara Melakukan Shalat Gerhana

Cara Melakukan Shalat Gerhana
NdraWeb.com - Gerhana matahari total akan terjadi pada hari Rabu besok, (9/3/2016). Indonesia pun merupakan satu-satunya negara yang mengalami gerhana matahari total pada hari Rabu besok. Gerhana matahari pon pernah terjadi pada zaman Nabi Muhammad SAW. Lantas Nabi pun melaksanakan shalat gerhana. (Baca juga: Lakukan Hal Ini Ketika Terjadi Gerhana Matahari)

Lalu bagaimanakah cara melakukan sholat gerhana?

Shalat gerhana dilakukan sebanyak dua raka’at dan ini berdasarkan kesepakatan para ulama. Namun, para ulama berselisih mengenai tata caranya.

Ada yang mengatakan bahwa shalat gerhana dilakukan sebagaimana shalat sunnah biasa, dengan dua raka’at dan setiap raka’at ada sekali ruku’, dua kali sujud. Ada juga yang berpendapat bahwa shalat gerhana dilakukan dengan dua raka’at dan setiap raka’at ada dua kali ruku’, dua kali sujud. Pendapat yang terakhir inilah yang lebih kuat sebagaimana yang dipilih oleh mayoritas ulama. (Lihat Shohih Fiqh Sunnah, 1: 435-437)

Ini dia cara melakukan sholat gerhana

  1. Shalat gerhana dilakukan dengan berjamaah
  2. Sholat gerhana tidak diawali dengan azan dan iqamat tetapi dengan seruan ‘ash-sholaaatu jaami’ah”
  3. Sholat gerhana dilakukan dengan jahr (bersuara)
  4. Berniat dalam hati
  5. Takbiratul ihram sebagaimana shalat biasa
  6. Membaca doa iftitah
  7. Membaca surat al fatihah dilanjutkan dengan membaca surat yang panjang
  8. Kemudian rukuk dan memanjangkannya
  9. Kemudian bangkit dari rukuk (i’tidal) sambil mengucapkan samiallahu liman hamidah
  10. Setelah i’tidal tidak langsung sujud namun dilanjutkan dengan membaca surat alfatihah dan surat yang panjang. (berdiri yang kedua lebih singkat dibanding yang pertama).
  11. Kemudian rukuk kembali (rukuk kedua) yang lebih pendek dibanding rukuk pertama.
  12. Kemudian bangkit dari rukuk (i’tidal)
  13. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana rukuk lalu duduk diantara dua sujud lalu sujud kembali.
  14. Kemudian bangkit dari sujud dan melaksanakan rakaat kedua seperti rakaat pertama hanya saja lebih ringan dibanding rakaat pertama.
  15. Tahiyat
  16. Salam
  17. Imam menyampaikan khutbah gerhana yang berisi anjuran untuk istigfar, berzikir, berdoa, bersedekah dan membebaskan budak.
Advertisement

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon